Semua berawal dari surat November 1, 2007
Posted by vetamandra in Veta banget, tulisan ra nggenah.trackback
Pertengahan bulan puasa lalu, Pak-e menerima surat pemberitahuan pembayaran seragam sekolah si wednes. Terang saja Pak-e kaget–Pak-e sendiri tercatat sebagai anggota komite sekolah–wong diundang rapat baru satu kali kok udah sampe tahap pemutusan biaya pembayaran seragam? Pak-e pun heran, kok tidak diundang ? Cerita Pak-e pas pertemuan pertama antara komite sekolah dan sekolah, pak-e terlalu “aktif” dan apakah pihak sekolah merasa terancam dengan keaktifannya? Saya nggak tahu, yang jelas dalam 4 rapat berikutnya pak-e tidak diundang, dan tahu-tahu sudah ada keputusan pembelian uang seragam.
Dengan gaya detektifnya pak-e mulai menyelidiki, dengan membawa recorder, dia mendatangi sekolahan, mencari informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, dan tidak lupa DIREKAM. Sebatas hasil yang saya dengar dan hasil investigasi “Tim” PAk-e (pak-e jadi leadernya) sepertinya pihak sekolah perlu dan memang patut dicurigai menggelembungkan dan nguntet uang. Dimulai dari ketua komite yang terkesan membela pihak sekolah, dan pihak-pihak yang menginginkan permasalahan ini diselesaikan dengan tenang tanpa ramai-ramai. Aneh benar !!
Pada suatu pertemuan dengan DPRD, salah seorang Wakasek menyebut “Komite sekolah sekarang dipimpin oleh PREMAN” kira-kira merefer siapa yah “preman” itu? Akhirnya tim pak-e membuat konferensi pers, dan dimuat di KR, nggak tahu kenapa setelah dimuat beritanya menjadi berbeda. Semua data-data hasil investigasi telah dikirimkan ke DPRD, Pemkot, dan pihak-pihak yang terkait. Dan biasanya pak-e jika ada kasus-kasus seperti ini akan terus melaju, mbok ada rintangan apapun, mbok melawan siapapun. Apalagi targetnya antara lain kepsek harus mundur !!! Jadi kalau kepsek belum mundur pasti nggak akan berhenti.
Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan-dugaan tersebut, seringkali seseorang bertindak tidak terduga, dan tidak seperti yang kita sangka-sangka selama ini, mahalnya harga barang-barang, keinginan untuk memiliki sesuatu secara instan dan cepat, ditambah dengan kemampuan yang tidak memadai. Orang dengan kekuasaan yang besar kecenderungan menyelewekan besar, tidak menutup kemungkina orang kecil juga sih. Semoga saja bisa cepat selesai, semoga saja “becik ketitik ala ketara” benar-benar ada.
Ayo Pa! maju ! didukung sekeluarga














link beritane ra ono mas veta
)
SMA 8 sekarang baru jadi berita ya
Delayota nih yee ….
sori mas, sek berita KR wes tak ilangi, gak ngerti kenopo kok tiba tiba ilang
dibahas di blog saya juga, ada berita dari KR dan Republika
[...] Semua berawal dari surat =============================================================== [...]
oiya lupa, salut buat investigasinya! maju terus!
tambahan lagi … di blog ku : “SEKOLAH pun BISA jadi tempat berBISNIS“
@hatta dan loommy: udah tak bikin tautannya kok
iki ki dho omong opo…….PAK ABU ITU ORANGNYA BAEK, DIA SEORANG PEJABAT KEPALA SEKOLAH SELALU BILANG kita HARUS TERBUKA DAN TRANSPARAN…..DEMI ANAK ANAK KITA SISWA sma DELAPAN YOGYAKARTA HARUS MAJU….WONG KETUA KOMITENYA SAJA SEORANG PROFESOR TAPI BISA DIKELABUHI kok oleh abU SUWARDI YANG HANYA S-1. RAK HEBAT TO ITU ?. PROFESOR KOK PE ?. YANG JELAS KALO TERORIS ADA ABU DUJANA, SEKARANG ADA PREDIKAT ABU DURJANA ( DURJANA = MALING Jw ). E ee Untuk pak Ismadi ( Guru Bhs Indoensia ) , apa arti peribahasa ” Barang yang busuk yang tersimapn dengan rapi, lama lama berbau juga ?. tolong pilih jawaban : A. betul, B. sangat betul, C. sangat betul dan saya terlibat.
Bu Umiyati Spd, katanyua juga sekarang saingan dengan David Coverfield, karena bisa menyulap Kwitansi Kosong, menjadi barang bukti. sayangnya guru guru yang mau tanda tangan, mau > karena ada imbalannya rp. 50.000,- termasuk pak Munjib Nur Alamsyah, seorang guru berpangkat 4B, sebuah golongan paling tinggi di SMA 8 Yogyakarta.
Sri Masnidar SE, seorang Ka Bag TU, selamat jalan mau naik Haji ya…ya tolong kalau kemarin ada beberapa uang receh dari hasil kolusi dan korupsi dikembalikan dulu. biar beok kalau melempar jumrah,..batunya nggak balik. masak syetan nglermapr syetan. Pak Nur Rachmat. Nur itu cahaya, Rachmat : berkah. ..bagus ! cahaya yang membawa berkah. sayangnya Letto bilang : sebvelum cahaya !. jadi namanya diganti aja pak Nur. karena anda bukan matahari yang selalu terbit. anda ngurusi majalah aja nggak pernah terbit. pada hal uangnya sudah anda ambil. Umiyati Spd. hati anda baek, tetapi otaknya kotor !, sekotor kata anda memberikan predeikat ” Preman pada Komite sekolah baru “. siapa lagi ya……..eee.. kembali ke Abu Suwardi aja deh. udah lah…….mendingan Abu Gosok. yangberguna membuat bersih dari pada Abu suwardi yang malah membuat kotor.
SIAPA MENANAM PASTI MENGETAM, SOPO NANDUR BAKAL NGUNDUH :…WAH PAK ABU MUSIM PANEN TELAH TIBA……….
YUK NYANYI BARENG YUK……..OO KAMU KETAHUAN…..KORUPSI LAGI DENGAN MASNIDAR, KETUA TU-MU……………..( LIRIK ASLI : MATTA BAND )
Salut buat pak danyang. mbok Ganyang. Apak Abu dan kroninya itu di Ganyang
kita harus menghormati azaz praduga tak bersalah…..kasihan pak Abu.ya.. tapi memang namanya diganti saja : pAbu sacilad !…..kwa kwa………..
tuh…guru guru katana pd kelakuan baek.mlh pada nge-korup. kok ama kita kita mau mimpin. apa perlu tuh abu cs dibawa ke gembiroloka, biar nyamain rupa man 1. kapan kita demo. Q nggak sabar mo milox
@ZBc cakep: kenapa gak demo ajah? sayang saya orang luar, kalau saya cah delayota mesti wes tak demo, koyoke osis , mks do mlempem, opo do wedhi karo pak abu? btw adikku neng delayota lo
[...] baca juga: ini, ini, ini, dan ini [...]
salam kenal mas veta. terima kasih infonya. saya juga ikut mengulas, tapi dari sisi yg sedikit berbeda. silakan dicek.
=====================================================================================
salam balik….saya cuma nulis yang saya dengar dari pak-e kok
weh, forum trbuka, Senin, 26 desember 2007, bnar2 berkesan
saya selaku salah satu pnggerak (yang mana hayoooo) cukup bangga dengan partisipasi seluruh warga sekolah
ralat bos
26 november (bukan desember) 2007
tambah lagi bos … http://hatta.web.id/blog/?p=87 =)