Sebuah Perjalanan Ke Sanden Januari 4, 2008
Posted by wednesmandra in Bogi banget.Tags: Bogi banget, hujan, perjalanan, sanden
5 comments
Jumat, 4 Januari 2008
Saya ada janji kepada teman lama (teman SD) untuk membahas kaos yang ingin dipesen buat perkumpulan alumni SD Sanden 2 satu angkatan saya. Nama Perkumpulannya Semut Merah. Entah mengapa dulu waktu saya beserta teman-teman lulus, menamai semut merah. Sanden memang unik, ada tradisi murid sungkem kepada guru-guru kalau lebaran, mereka keliling ke rumah guru-guru. Saya juga ikut lebaran kemarin, ke rumah guru-guru SD. Tidak juga guru SD, guru SMP juga, seperti sudah ada ikatan batin antara guru dengan murid.
Berangkat dari rumah, bareng simbok. Kira-kira jam setengah 9 hampir jam 9. Hujan rintik tapi deras. Menuju Sanden saya mendengarkan lagu-lagu Anti-Flag di MP4 saya. Di tengah perjalanan, simbok mampir ke Kantor Dinas. Dinginnya minta ampun.. melihat kanan jalan, sungai mulai meluap menggenangi sawah. Aliran sungai yang deras. Sampai di Sanden, bertemu keponakan-keponakan yang nakal dan bandel.
Janjian sehabis jumatan di tempat Eko. Cuaca belum juga berubah, udara dingin tak pernah pergi. Setelah jumatan, saya ke tempat Eko mbonceng temen. Sesampai di sana, air menggenangi halaman rumah eko. wah-wah.. hujannya gak hanya mbuat jakarta yang banjir, tetapi rumah Eko juga. Ya udah, sepakat pindah ke rumah Arief. Diskusi dimulai. Dan disepakati sebuah keputusan desain kaos.
Pulang ke Demangan (Rumah Saya). Kembali hujan wahh.. wahh.. hujan sepanjang hari. dingin. Kali ini saya mendengarkan avenged sevenfold sebagai musik pengiring pulang. Wah metal ! sampai di desa paliyan, kembali saya melihat sawah tergenang air hujan dan sungai. hebat benar hujan hari ini.
salut pada hujan!













