jump to navigation

Cewek pun bisa ngebut Desember 29, 2007

Posted by vetamandra in Uncategorized.
Tags: , , , ,
trackback

Motor telah menjadi moda transportasi favorit orang indonesia sekarang. Bermula dari naiknya Bahan Bakar Minyak. Yang mengakibatkan kenaikan ongkos perjalanan, ditambah diikuti naiknya semua kebutuhan pokok. Sedang kendaraan umum pun dirasa bertambah mahal, apalagi mobil pribadi. Ditambah lagi penawaran gila-gilaan dari dealer motor. Dengan uang muka kurang dari satu juta udah bisa beli motor.

Dan mulailah jalan-jalan dipenuhi oleh padatnya sepeda motor, para penglaju yang biasanya bersepeda pun kini ikut-ikutan naik sepeda motor, biar cepet katanya. Sepeda motor juga dijadikan sebagai reward dari orangtua atas keberhasilan anak-anaknya. “Nak, nanti kalau kamu bisa keterima di sekolah favorit tak beliin motor wes”. Dan bodohnya bukan cuma dari kalangan yang mampu beli motor saja, sawah dijual untuk membelikan motor anaknya, Sapi ikut dijual juga. Lalu kamu mau makan apa nak?

Cukup pengantarnya

Saya masih ingat jaman SMA dulu ketika ada peluncuran motor jetmatic, yaitu motor matik (skuter matik). Tapi produk itu gagal di pasaran. Sebelum Yamaha meluncurkan MIo-nya, Kymco dan beberapa Mocin sudah melempar produk matik mereka ke pasaran. Namun, yang terdengar lumayan laku cuma kymco. Mungkin Yamaha melihat itu sebagai kesempatan, lalu dilemparlah MIO. Dengan Tagline “Wanita jangan mau ketinggalan” (kalo gak salah lo). Kymco melihat celah dalam promosi yamaha, lalu kymco melempar iklan yang dibintangi Ello (intinya cowok pun bisa naik matik). Yamaha pun melakukan perubahan promosinya sampai sekarang ini. Tapi tetap saja konsumen matik lebih banyak cewek, dan biasanya cewek yang pakai matik itu rambur panjang rebonding, pake baju jaman sekarang. Enak dipandang. Itu sterotypenya

Yang jadi pertanyaan saya “apakah cewek gak bisa ngebut?”. kalau dari pengamatan saya sehari-hari, saya jawab”Bisa”. Bahkan saya sering kali disalip cewek-cewek, saking pelannya saya naik motor. Yang jadi membuat saya berpikir,  kenapa mereka ngebut? Apa karena nggak mau kalah liat cowok-cowok pada ngebut. kadang saya ngeri kalo lihat cewek ngebut (bias jender kah?) . Di pikiran saya, nanti kalau jatuh gimana? cantik-cantik, nanti wajahnya ada bekas luka hiii.

Tulisan ini dibuat bukan karena saya malu disalip cewek-cewek. Tapi ya ternyata karena cewek juga bisa ngebut. Karena ada fasilitasnya, bukan karena ingin meniru Jeany Harmono

Iklan

Komentar»

1. Harry Yunanto - Desember 29, 2007

walah adik kelas sma ku dulu ada yang cewek pembalap lo, pernah di blayerin ama temenku pagi2, begitu tu cewek nyalip temenku gak bisa ngejar, malu dia kalah ama cewek.

gak papa mas kalau memang dasarnya cantik ada luka juga malah jadi penghias kecantikannya kok *halah*

2. veta mandra - Desember 29, 2007

pembalap: pemuda berbadan gelap

3. ngisorringin - Desember 29, 2007

kalo ngga mau liat cewek ngebut ya harus siap jadi cowok “siaga”.
hiks… ibunya anak anak(halah!) kalo naik motor juga ngebut.. marai kuatir wae…..

4. wednesmandra - Desember 30, 2007

tetangga saya bernama febri sering wira wiri kesana kemari, bolak balik mengendarai MIO kesayangannya.. anak muda lagi seneng dolan.. he

5. snydez - Desember 30, 2007

itu ngebutnya karena *matic* nya.
coba kalo gak matic kaya’nya sih gak ngebut amat.
naek matic udah gak pernah mikir kopling dan persneling, wahlasil gassssss aja terus, kadang kadang malah lupa ngerem, akhirnya malah ziqzaq

salah satu yang gue sebelin dari pengendara motor wanita, adalah mereka lebih lebih dari pengendara pria dalam hal : nyelak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: