jump to navigation

Death Adalah Kaos, Kaos Tetaplah Kaos Januari 9, 2011

Posted by wednesmandra in Bogi banget, curahan ekspresi, karya seni, nyablon.
Tags: , , , ,
add a comment

Jadi, pada hari Minggu, 9 Januari 2011. Saya dimintai tolong lagi untuk menyablonken kaosnya teman saya. Kali ini si Paw dan si Wisnu. Dua orang ini penyuka musik. Kaos apakah itu, mari kita lihat. (lebih…)

Iklan

Pantai Goa Cemara Beach Oktober 25, 2010

Posted by wednesmandra in Bantul, Bogi banget, Lingkungan.
Tags: , , , , , ,
10 comments

Pada hari minggu tanggal 24 Oktober 2010, saya sebut itu hari minggu yang kelam karena tumpukan harapan-harapan yang memudar dan langit cerah berkonversi menjadi komposisi grayscale disertai prediksi suramnya dan dinginnya cuaca. Siapa yang akan senang dengan keadaan seperti itu, saya pernah belajar sedikit tentang warna, bahwa warna mampu mencerminkan ekspresi sekaligus mampu mempengaruhi ekspresi suatu objek. Nah coba saja sekarang kalian sepadankan perasaan normal kalian dengan cuaca yang sedang terjadi atau dengan warna langit yang sedang terjadi, apakah ketika mendung kalian jadi malas untuk beraktivitas seperti kelamnya warna mendung? apakah ketika cerah kalian sesemangat sinaran matahari? saya sebenarnya cukup mengikuti kebiasaan seperti itu, kecuali untuk Minggu 24 Oktober, saya memilih untuk menantang suramnya hari itu. Saya mengadakan kegiatan observasi ramah lingkungan ke sebuah tempat wisata baru yang bernama Pantai Goa Cemara. Terletak di Patihan selatan sana, berdekatan dengan Pantai Pandansari. Saya bersama partner kerja saya, Gunawan Kipli yang saat itu sibuk mengukur kadar ke-asoy-an tempat wisata tersebut, dan cukup terkumpul beberapa datum yang nantinya dapat kami presentasikan ke tingkat lebih lanjut. Berikut dokumentasinya: (lebih…)

Mesta Mblogger Oktober 12, 2010

Posted by wednesmandra in Bogi banget, curahan ekspresi, Yogyakarta.
Tags: , , , , , ,
4 comments

Pada tanggal 9 Oktober 2010 kemarin, saya datang ke acara Pesta Blogger Jogja yang bertempat di Purna Budaya UGM. Nah apakah pesta blogger itu? semacam ajang bertemunya para aktivis blog atau yang biasa kita sebut blogger. Tetapi Pesta Blogger Jogja kemarin itu tidak hanya mengajak para blogger saja, banyak pecinta internet yang juga diajak untuk berpartisipasi walaupun tidak aktif nge-blog.

Njuk saya datang ke situ, pertamanya ngantri gitu tweeps. Ha penempatan deretan antriannya itu sesuai abjad huruf pertama dari nama kita tweeps,  cukup lama mengantri jika saja sambil mengantri itu ada hiburan seperti panggung dangdut gitu pasti tidak garing tweeps. Wah asyem jadi ketularan Pesta Blogger di twitter (@pbjogja) twap twip twap twip. Saya dateng ke situ barengan partner in crime saya, berikut fotonya

yeah

Setelah masuk, dan bertemu orang orang, saya rasa cukup ramai. Pada asyik ngobrol, bercanda, makan makan, saling mengasihi, menyayangi, hehehe. OH iya sempat bertemu orang orang hebat yang sebelumnya hanya bisa dilihat via layar monitor saja, yaitu mas gunrock dan mbak alderina. Ternyata aduhai sekali orang orang hebat itu. Oh iya ada mas enthon9 juga yang terkenal ndesonya itu.

Saya sih gak bisa begitu banyak komentar tentang acara ini, karena saya baru pertama ini masuk ke Pesta Blogger. Tetapi Saran saja buat Pesta selanjutnya supaya lebih bisa menarik perhatian khalayak lebih luas, jadi gak hanya kalangan itu itu saja.  Juga diperhatikan segi artistiknya, dari lightningnya, njuk penempatan properti properti. Kalau bisa tuh setiba di Purna Budaya ya kita terasa atmosfir Pesta Blogger-nya, bukan terasa Purna Budaya-nya. Kan bisa lebih menghayati itu tweeps ^^ hehehe. Juga masalah sound, soundnya seperti mengambang saja dan tidak mengena buat para peserta. Jadi ketika seharusnya MC adalah point of interest, di situ malah jadi semacam ajang selingan backsound saja ketika para peserta sedang asyik bercengkrama karena sound yang kurang mantabs tadi. Nah tweeps, cuman itu yang bisa saya jelaskan. Sukses buat Pesta Blogger selanjutnya, perbanyak makanan enaknya :p yeahs. SALAM JAYA!!

Iseng Iseng Membuat VideoKlip :D Agustus 23, 2010

Posted by wednesmandra in Bogi banget, Film, karya seni, musik, projekt.
Tags: ,
2 comments

model model klip di atas merupakan makhluk makhluk tak berdosa yang ada di lingkungan sekitar saya. musiknya asli musik rock dari proyek saya dan teman saya 😀
*kecuali yang dance, dinganu dari yu tub

Midhangetaken Juli 25, 2010

Posted by wednesmandra in Bogi banget, curahan ekspresi, musik, tulisan ra nggenah.
Tags: , , ,
add a comment

Dulu waktu kecil suka sekali mendengarkan lagu lagu boy band luar negeri. Lagu anak anak masih sering diputar di televisi, penyanyi cilik menyanyikan lagu mereka sendiri, tentunya dengan irama dan nuansa yang pas untuk anak anak. Dengan lirik sederhana dan musik yang ceria 😀

Semalam bertemu saudara sepupu. Ya bukan sharing sih namanya, cuman ngobrol kere. Dulu kami pernah berbicara seputar musik musik dan musik. Dia lebih interested ke punk reggae dan yang berhubungan dengan garage, rockabilly. Tapi kini dia mulai angkat bicara seputar “apresiasi”. Kami mulai saling mengatakan kalau kami lebih mengapresiasi segala seni musik. Saudara saya lebih memilih menjadi pengamat komunitas, sudah tidak terlalu ambil pusing masalah genre untuk kuping. Juga sudah istirahat dari aktivitas bermusik seperti ngeband. Kalau saya masih ada untuk bereksperimen dalam musik. Ya ketertarikan saya di sini. Sebenarnya kalau mau dijelasin, ini mungkin respon atas muaknya saya dengan sistem atau masa lalu yang bicara tentang “pembenaran” sepihak saja. Argumen argumen basi yang mampir ke lubuk hari saya yang paling dalam, cieee. Menulis di twitter pun akan terluntur oleh derasnya timeline, so i choose to get out from that world.

Memang sih, umur itu kebanyakan mempengaruhi kita dalam memahai, menginterpretasikan, dan menghargai suatu karya. Mulai disadari dulu saya waktu awal SMA masih sering egois mendengarkan garage rock, punk, alternative dan menolak mendengarkan yang lebih keras dari itu (misal metal). Tetapi lama lama asik juga menjelajahi jenis jenis aliran musik, memang harus dipaksakan di awal kalau itu memang gak related sama apa yang kamu suka sebelumnya. Tetapi lama lama jadi enak untuk dinikmati 😀

Tidak hanya musik. Seni itu benar benar indah kalau memang mau dinikmati melalui jiwa yang terasah. cara mengasahnya? ya sering seringlah ke pameran dan aktivitas seni lain. Selain itu benar benar pikirkan hidup yang esensial. Asah kekritisan terhadap gejolak sosial di sekitar. Apakah respon kita atau tindak tanduk kita sanggup memberi warna yang indah tanpa menindas yang lain. Kadang berperilaku seni memang tidak harus memandang estetika di awal, tetapi malah jadi suatu hal yang bernilai sangat indah untuk digiring bersama kehidupan, ciieee. 😀

Sebenarnya menulis tulisan ini cuman mau berbagi perasaan kalau saya sekarang sudah mantab untuk menyukai Explosions In The Sky. Band post-rock dari amerika. Ternyata indah sekali, seperti Mono juga. Sudah lama mendengarkan sih, cuman sekarang terasa lebih mantab 😀

gambar album explosions in the sky dari google